Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Minggu, 26 November 2017

Hyundai Mobis Perkenalkan Sunroof Airbag Pertama Di Dunia

Hyundai Mobis Perkenalkan Sunroof Airbag Pertama Di Dunia

Hyundai Mobis Perkenalkan Sunroof Airbag Pertama Di Dunia
- Baru-baru ini Hyundai Mobis yang merupakan salah satu unit usaha dari pabrikan kendaraan asal Korea Selatan yaitu Hyundai Motors memperkenalkan inovasi terbaru mereka. Ketika perusahaan mobil yang lain berlomba – lomba menciptakan mobil otonom yang bisa berjalan tanpa supir, ternyata Hyundai Mobis telah mengembangakan sebuah inovasi mutakhir yaitu Sunroof Airbag.

Kantung udara yang dipasang pada atap kendaraan ini diklaim sebagai penemuan pertama dibidang otomotif dan belum pernah diciptakan oleh perusahaan lainnya. Sehingga bisa dibilang bahwa Hyundai Mobis telah memiliki inovasi selangkah lebih maju daripada perusahaan mobil lainnya didunia dan menjadi pionir dalam teknologi sunroof airbag tersebut.
Baca Juga : Hyundai Motors Kembangkan Fitur Canggih Dengan Nama Rear Occupant Alert
Teknologi sunroof airbag ini telah mulai dikembangkan oleh pihak Hyundai Mobis sejak beberapa tahun yang lalu. Kantung udara tersebut telah dirancang sedemikian rupa dan dipasang pada bagian konstruksi atap kaca mobil atau sunroof yang berfungsi untuk mengurangi cidera dan mencegah penumpangnya terpental keluar melalui atap kendaraan apabila terjadi kecelakaan hebat yang mengakibatkan mobil terguling.

Hyundai Mobis mengembangkan teknologi yang sangat inovatif ini karena didasarkan pada penelitian yang mereka lakukan dan berdasarkan data dari badan keselamatan jalan raya di wilayah Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa antara tahun 2000 – 2015 setidaknya telah terjadi sekitar 206 kasus kecelakaan yang mengakibatkan penumpangnya terlempar keluar mobil melalui celah yang berada pada sunroof ketika mobil terguling.

Perangkat keamanan kantung udara ini telah dilengkapi sensor sehingga ketika kendaraan mulai mengalami oleng yang bisa mengakibatkan mobil terguling, maka kantung udara ini akan mengembang sempurna dengan sangat cepat dan hanya membutuhkan waktu sekitar 0,08 detik saja.

Saat ini sudah banyak sekali jenis kendaraan terutama mobil mewah dan juga mobil jenis SUV yang memiliki desain atap menggunakan penutup kaca atau sunroof sehingga teknologi kantung udara pada atap kendaraan ini diyakini mampu mengurangi cidera dan menghindari resiko gegar otak bahkan patah tulang akibat kecelakaan.

Pihak Hyundai menyatakan telah siap untuk memasangkan teknologi terbaru mereka ini pada kendaraan produksi masal buatan mereka mulai tahun 2019 mendatang. Selain itu, pihak Hyundai Mobis juga sangat yakin bahwa teknologi yang mereka miliki akan diadopsi oleh produsen kendaraan lain dimasa mendatang. Dengan teknologi yang mereka miliki saat ini, Hyundai memiliki harapan besar bahwa akan banyak produsen mobil yang akan bekerjasama dengan pihak mereka untuk pemesanan sunroof airbag ini.

Saat ini perusahaan tersebut telah memiliki sekitar 11 paten terkait inovasi terbaru mereka, dan pihak Hyundai juga mengisyaratkan bahwa mereka akan memasang teknologi kantung udara ini pada mobil SUV buatan mereka beberapa tahun kedepan. Saat ini pangsa pasar penjualan kantung udara untuk fitur keselamatan pada kendaraan telah tumbuh sekita 11 persen setiap tahunnya, dan diprediksi akan terus berlanjut sampai tahun 2022 nanti.
Baca Juga : Suzuki Indonesia Tergoda Untuk Bersaing Dipasar Motor Trail
Secara gobal, pasar kantung udara merupakan salah satu komponen kendaraan yang sangat menggiurkan dan memiliki nilai penjualan hingga 5,3 miliar dolar Amerika atau setara dengan sekitar Rp. 71,5 triliun. Dengan terciptanya teknologi kantung udara terbaru ini, Hyundai Mobis yakin akan mampu mendapatkan keuntungan dalam porsi besar dalam pasar kantung udara dunia.

Secara teknis, kantung udara ini akan dipasang dibawah atap kendaraan dan membentang dari belakang sampai kedepan serta akan menutupi hampir seluruh bagian dari atap kendaraan itu sendiri. Sehingga hal ini akan menjamin sistem keamanan kendaraan menjadi lebih opimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar