Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Minggu, 19 November 2017

Inilah Mobil Listrik EVHERO Hasil Karya Anak Bangsa

Inilah Mobil Listrik EVHERO Hasil Karya Anak Bangsa

Mobil Listrik EVHERO
- Setelah ramai pemberitaan tentang motor listrik baik yang berasal dari luar negeri maupun motor listrik karya anak bangsa, kini giliran Institut Teknologi Nasional ( ITENAS ) Bandung memperkenalkan mobil listrik karya mereka. Mobil berteknologi listrik ini mereka beri nama EVHERO dan merupakan mobil berjenis crossover pertama ciptaan anak negeri.

Mobil ramah lingkungan tersebut menghabiskan biaya riset serta pengembangan sebesar 1 milyar rupiah, dana ini berasal dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti ) serta bekerjasama dengan salah satu produsen motor listrik. Mobil EVHERO ini di luncurkan pada hari Rabu, 15 November 2017 yang lalu di Bale Dayang Sumbi kampus ITENAS Bandung dan diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Ridawan Kamil sangat mengapresiasi akan terciptanya mobil listrik karya ITENAS ini dan mengatakan bahwa dengan terciptanya mobil listrik EVHERO tersebut, hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya anak bangsa bisa berinovasi menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
Baca Juga : Produsen Mobil Toyota Bersiap Memproduksi Mobil Listrik di China
Ridwal kamil juga berharap agar inovasi tersebut selayaknya bisa mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat karena teknologi ramah lingkungan yang mereka ciptakan terbukti mampu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan juga lingkungan sekitar. Mobil EVHERO ini juga sempat dicoba oleh Wali Kota Bandung tersebut.

Proses penelitian dan perakitan mobil tersebut memerlukan waktu sekitar 3 tahun yang mulai dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Kini setelah dirasa cukup mumpuni, maka mobil Evhero tersebut akhirnya diperkenalkan dihadapan publik.

Dalam proses pembuatannya, mobil Evhero tersebut melibatkan para dosen ITENAS yang berasal dari beberapa jurusan seperti teknik industri, teknik elektro, teknik mesin dan desain produk yang saling bekerja sama dalam penciptaan mobil listrik EVHERO ini.

Proyek pengembangan mobil listrik EVHERO ini dipimpin oleh Tarsisius Kristyadi yang menjabat sebagai Kepala tim riset dan pengembangan, kemudian untuk bagian senior desain produk di jabat oleh Amirul Nefo, serta Hendra dan Faishal Muhammad Daud bertindak sebagai mekanik mesin.

Mobil EVHERO tersebut memiliki warna oranye dan mampu menampung hingga 5 orang penumpang dewasa serta memiliki dua buah pintu yang dapat dibuka keatas. Jenis crossover dipilih untuk pengembangan mobil EVHERO ini karena dinilai cocok dan sesuai dengan kondisi alam di Indonesia yang memiliki banyak variasi jalanan dan tidak selalu mulus.

Pada awalnya proyek mobil listrik EVHERO ini merupakan sebuah proyek penelitian tentang platform, floorplan serta penelitian tentang desain body kendaraan. Tetapi pada akhirnya seiring berjalannya waktu, penelitian tersebut berkembang menjadi proyek pembuatan mobil listrik.

Mobil EVHERO ini merupakan singkatan dari EV = Electric Vehicle atau kendaraan listrik dan kata Hero yang berarti pahlawan di gunakan dalam penamaan mobil ini sebagai cerminan semangat bangsa Indonesia untuk menuju sesuatu yang lebih baik lagi kedepannya. Mobil ini diklaim mampu berlari hingga kecepatan 70 km/jam dan baterainya mampu bertahan sampai 2 jam. Baterainya pun diklaim mampu bertahan hingga 25 tahun.
Baca Juga : Lamborghini Urus Akan Menjadi Mobil SUV Tercepat di Dunia
Walaupun belum diketahui harga dan kapan waktu untuk produksi masalnya, tetapi hal ini tentunya merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan bagi para pecinta otomotif tanah air. Karena dengan semakin banyaknya inovasi teknologi yang diciptakan oleh anak bangsa, maka persaingan dunia otomotif tanah air pun akan semakin berkembang pesat.

Meskipun desain eksterior maupun desain interiornya masih terkesan sederhana, tetapi mobil ini perlu kita apresiasi karena bisa menjadi cikal bakal kebangkitan industri otomotif nasional yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar