Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Minggu, 19 November 2017

Produsen Mobil Toyota Bersiap Memproduksi Mobil Listrik Mereka Di China

Produsen Mobil Toyota Bersiap Memproduksi Mobil Listrik Mereka Di China

Produsen mobil Toyota asal Jepang berencana memperkenalkan mobil listrik buatannya di China dan juga berencana untuk memulai memasarkan mobil listrik mereka mulai tahun 2020 mendatang. Tak hanya berhenti disitu saja, pihak Toyota Motor juga akan memproduksi serta mengembangkan mobil listrik tersebut secara lokal di sana. Langkah ini diambil oleh pihak Toyota untuk memenuhi regulasi tentang New Energy Vehicle ( NEV ) serta untuk mendapatkan kuota penjualan mobil EV di China.

Seperti dikutip dari europe.autonews, Hiroji Onishi selaku kepala operasional Toyota untuk wilayah China mengatkan bahwa dalam rangka menanggapi secara komprehensif permintaan mobil listrik atau electric vehicle ( EV ) yang makin meluas di negara China , pihak Toyota akan terus mengembangkan dan menjalankan setiap aspek yang berlaku yang berkaitan dengan kebijakan mobil listrik yang dikeluarkan oleh pemerintah China. Pernyataan tersebut di katakana oleh Hiroji Onishi pada sebuah konferensi pers di pameran mobil Guangzhou China.

Regulasi China Tentang Mobil Listrik

Sebelumnya China juga telah menetapkan kuota serta mengeluarkan regulasi untuk mobil listrik maupun mobil plug-in secara ketat dan akan berlaku mulai tahun 2019 mendatang. Sebagaimana diketahui, saat ini negara China merupakan pasar terbesar dunia untuk kendaraan listrik.

Baca Juga : Mobil Toyota Avanza Masih Menjadi Favorit Keluarga Indonesia

China juga memiliki ambisi besar dengan menetapkan target penjualan NEV sebanyak 2 juta unit pada tahun 2020 mendatang. Dan untuk jangka panjangnya, mereka juga memberikan sinyal akan menghapus penjualan mobil – mobil bermesin bensin konvensional. Hal ini sepertinya dijadikan momentum oleh Toyota untuk mencoba keberuntungan memasarkan kendaraan listrik mereka di negara tersebut.

China telah memberikan ijin operasi bagi produsen mobil asing untuk mengembangkan NEV dengan syarat perusahaan asing tersebut termasuk juga Toyota, harus menjalin kerjasama atau membentuk sebuah usaha patungan dengan mitra lokal di China. Saat ini, mitra usaha patungan Toyota Motor di China adalah Guangzhou Automobile Group dan China FAW Group Corp.

Toyota Juga Melakukan Studi Kelayakan Untuk Mobil Hidrogen Mereka

Produsen mobil terbesar di Jepang tersebut juga sedang melakukan studi kelayakan untuk penjualan kendaraan komersial mereka yang berbahan bakar hidrogen untuk pasar China. Toyota memiliki beberapa tipe kendaraan yang berbahan bakar hidrogen seperti mobil sedan Toyota Mirai dan juga bus hasil karya Toyota yang diberi nama Sora.

Untuk jumlah penjualan kendaraan dalam kurun waktu 10 bulan pertama tahun ini, Toyota Motor hanya mampu menjual sebanyak 1,07 juta unit kendaraan dan masih kalah jika di bandingkan dengan penjualan mobil rekan senegaranya yaitu Honda yang berhasil menjual kendaraannya sebesar 1,16 juta unit, kemudian disusul oleh Nissan dengan penjualan sebesar 1,17 juta unit untuk pasar otomotif China.

Rival Toyota Berencana Menjual Mobil Listrik Di China Lebih Awal

Sebenarnya Toyota bisa dibilang sedikit terlambat dalam rencananya untuk menjual mobil EV di China. Sebelumnya, produsen mobil Ford mengatakan akan berinvestasi sebesar 754 juta dolar dengan mitra mereka di China dan pihak Honda Motor telah mengumumkan akan meluncurkan kendaraan electric vehicle ( EV ) pada tahun 2018 mendatang khusus untuk pasar China.

Baca Juga : Toyota Calya Semakin Laris Manis di Pasar Otomotif Indonesia

Walaupun telah memiliki rencana untuk memasarkan mobil listrik di China, tetapi pihak Toyota belum mengumumkan secara rinci kapan mereka akan memulai memproduksi kendaraan listrik mereka secara lokal di sana. Sebelumnya Toyota pernah memproduksi mobil listrik yang mereka beri nama RAV4 EV, tetapi mobil tersebut telah di hentikan produksinya pada tahun 2014 yang lalu.

Dengan rencana masuknya Toyota Motor pada segmen mobil listrik di China, maka bisa dipastikan persaingan mobil – mobil EV disana akan semakin ketat dan bisa membuat China tetap memegang predikat sebagai negara yang memiliki pangsa pasar kendaraan listrik terbesar dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar