Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Jumat, 08 Desember 2017

Angkot Di Wilayah DKI Jakarta Wajib Berbenah Mulai Februari 2018

Angkot Di Wilayah DKI Jakarta Wajib Berbenah Mulai Februari 2018

Angkot atau angkutan kota merupakan moda transportasi andalan bagi masyarakat kalangan menengah kebawah. Transportasi ini dipilih masyarakat karena memiliki tarif yang cukup murah dan mampu mempermudah mobilitas masyarakat.

Tapi, terkadang banyak kualitas angkutan kota yang tak layak pakai dan bisa membahayakan keselamatan penumpangnya serta pengguna jalan yang lain. Untuk menyikapi masalah tersebut, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengambil langkah untuk menertibkan angkutan umum yang tidak layak jalan dengan mengeluarkan sejumlah aturan baru.

Rencananya mulai bulan Februari tahun depan, seluruh angkutan kota di wilayah DKI Jakarta harus mengikuti aturan baru yang dibuat oleh Pemerintah. Para pemilik angkot diwajibkan untuk membenahi kendaraan yang mereka punya sesuai aturan baru yang berlaku. Hal ini dilakukan oleh Pemprov DKI untuk menyikapi dan menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015.

Peraturan Menteri yang telah dikeluarkan pada bulan Februari tahun 2015 yang lalu tersebut mengatur tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek. Selain itu, peraturan baru ini juga merupakan bagian dari program pemerintah DKI Jakarta saat ini yaitu One Karcis One Trip atau disingkat menjadi OK Otrip.

Program OK Otrip tersebut menerapkan biaya perjalanan sebesar Rp.5.000 untuk sekali jalan. Dan menariknya lagi, biaya tersebut sudah termasuk ongkos naik angkutan kota dan juga transjakarta.

Baca Juga : Hyundai Mobis Perkenalkan Sunroof  Airbag Pertama di Dunia

Seperti diketahui, saat ini angkutan kota diwilayah DKI Jakarta memiliki susunan tempat duduk menyamping dan biasanya bisa diisi sampai dua belas orang lebih. Hal ini pastinya membuat para penumpang tidak nyaman karena harus berdesak – desakan ditambah udara panas kota Jakarta yang cukup menyengat.

Dengan peraturan baru tersebut, maka hal ini tak akan terjadi lagi karena nantinya kursi angkot wajib menghadap kedepan dan hanya boleh diisi maksimal 10 orang saja termasuk sopir, dan tempat duduk disamping sopir hanya boleh disisi satu penumpang saja.

Selain itu, para pemilik angkutan kota juga wajib memasang AC pada kendaraan mereka agar para penumpang menjadi lebih nyaman dalam melakukan perjalanan. Meskipun kapasitas penumpang menurun, tetapi para pengusaha angkot tidak perlu risau akan mengalami penurunan pemasukan karena Pemprov DKI Jakarta akan memberikan subsidi atau Public Service Obligation (PSO) kepada para pemilik angkot di wilayah DKI Jakarta. Dan peraturan ini juga berlaku untuk bus sedang seperti Kopaja maupun Metromini.

Selain yang tersebut di atas, para pemilik angkot wajib melengkapi kendaraan angkutan umum mereka dengan kelengkapan keselamatan seperti alat pemecah kaca, kotak atau alat P3K, alat pemadam api ringan (APAR), serta lampu penerangan yang memadai. Selain itu, operator angkot juga harus menyediakan tempat sampah didalam kendaraan, menempel stiker larangan merokok, serta stiker yang bertuliskan nomor telepon untuk pengaduan masyarakat.

Pintu kendaraan diwajibkan berfungsi dengan normal dan wajib di tutup selama kendaraan berjalan. Lebih lanjut lagi, pemasangan rel untuk gorden jendela tidak boleh mengganggu proses penyelamatan penumpang ketika terjadi keadaan darurat. Dan yang terakhir khusus untuk bus, baik bus ukuran sedang maupun bus besar wajib memasang pegangan tangan atau handgrip yang diperuntukkan bagi penumpang yang berdiri.

Dengan dibuatnya peraturan baru ini, para operator angkutan umum diharapkan segera berbenah agar mampu memenuhi regulasi baru yang akan efektif mulai bulan Februari 2018 mendatang. Pemerintah membuat aturan ini juga didasari dengan pertimbangan bahwa masyarakat berhak untuk mendapatkan kualitas pelayanan publik yang memadai termasuk tersedianya angkutan kota yang nyaman, aman serta memiliki tarif yang terjangkau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar