Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Rabu, 20 Desember 2017

Inilah NIO ES8 Mobil Listrik Cerdas Pesaing Tesla

Inilah NIO ES8 Mobil Listrik Cerdas Pesaing Tesla

Salah satu produsen mobil listrik asal China yaitu NIO baru saja memperkenalkan mobil listrik terbaru mereka. Mobil listrik yang diberi nama ES8 tersebut merupakan pesaing dari mobil listrik buatan produsen asal Amerika Tesla. Mobil Listrik Tesla Model X yang juga dipasarkan di negeri tirai bambu itu kini mendapatkan lawan tangguh dari tuan rumah.

Untuk sekedar diketahui, perusahaan mobil listrik NIO ini telah berdiri sejak tahun 2014. Sebelum merubah nama perusahaan menjadi NIO, dulunya perusahaan mobil listrik ini bernama NextEV dan memiliki basis di Shanghai China.

NIO ES8 menyasar pangsa pasar yang sama dengan pasar yang dibidik oleh Tesla. Salah satu keunggulan utama dari NIO ES8 ini adalah harga jualnya yang jauh lebih murah jika dibandingakn dengan Tesla Model X. Ketika Tesla mematok harga sebesar RMB 894.000 ( sekitar Rp. 1,83 miliar ), NIO berani melabeli mobil listrik andalannya seharga RMB 448.000 ( setara dengan Rp. 919 juta-an ).
Baca Juga : Mobil Listrik Murah Buatan Wuling Motors
Dengan harga yang hanya setengah dari harga mobil listrik Tesla Model X tersebut, hal ini tentunya akan mengganggu penjualan mobil besutan Tesla. Terlebih lagi pihak NIO mengklaim bahwa sebagian konsumen mereka berasal dari konsumen Telsa yang berpaling ke mobil NIO ES8.

Dalam pengembangan bisnisnya, NIO mendapatkan suntikan dana segar yang bernilai sekitar 2 miliar dolar Amerika dan salah satu investor terbesarnya adalah Tencent. Untuk mencapai ambisi dalam menguasai pasar kendaraan listrik khususnya di China, NIO juga berencana masuk dalam bursa saham Amerika agar dapat menghimpun dana yang lebih besar lagi.

Kehandalan NIO ES8

NIO ES8 merupakan mobil SUV 7 penumpang bertenaga listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 480 kilowatt serta memiliki torsi sebesar 840 Newton. Tenaga tersebut berasal dari motor listrik yang berada di depan dan belakang serta akan disalurkan menuju empat rodanya.

Tenaga sebesar itu mampu membuat NIO ES8 melaju dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 4,4 detik saja. Untuk menambah kenyamanan dalam berkendara, NIO ES8 ini telah mengadopsi suspensi udara yang lembut sehingga membuat perjalanan semakin mengesankan.

NIO ES8 dibekali dengan baterai sel persegi VDA termutakhir yang diklaim memiliki keunggulan lebih baik dari jenis baterai lainnya dan memiliki kapasitas 70 kilowatt/jam. Baterai tersebut diklaim mampu berfungsi normal dengan jumlah pengisian sebanyak 2000 kali sebelum kemampuan menyimpan tenaga listrik menurun.

Ketika baterai mobil NIO ES8 ini terisi penuh, maka mobil tersebut mampu berjalan sejauh 500 km dengan kecepatan konstan 60 km/jam. Untuk pemakaian rata – rata, mobil ini diklaim sanggup berjalan sejauh 355 km sebelum tenaga listrik didalam baterainya habis.

Mobil NIO ES8 tersebut diklaim sebagai mobil listrik pertama yang menggunakan bodi alumunium secara keseluruhan. NIO ES8 diproduksi dipabrik yang memiliki standar kualitas dunia untuk menjaga hasil produksi mobil ini tetap berada pada kelas premium.

NIO ES8 memiliki fitur - fitur keselamatan yang sangat mutakhir dan telah mengadopsi fitur artificial intelligence system. Sebelum masuk kedalam tahap produksi masal, NIO ES8 akan menjalani uji kelayakan jalan sejauh 3 juta kilometer.

Untuk menambah nilai jual dan meningkatkan layanan purna jual ke konsumennya, NIO juga berencana menerapkan sistem layanan penyewaan isi ulang baterai dengan mematok harga sebesar RMB 1.280 perbulan atau setara dengan Rp. 2.627.973. Para pelanggan akan mendapatkan fasilitas layanan upgrade baterai dengan jaminan kualitas tinggi, bantuan pengisian dijalan, serta tempat pengisian baterai dengan jangkuan yang tersebar luas secara nasional.

Fitur Andalan NIO ES8NIO

juga memperkenalkan sebuah layanan terkini yang mereka sebut NIO Power. Layanan tersebut merupakan sebuah terobosan baru dari NIO untuk para konsumennya, sehingga para pemilik NIO ES8 dapat menukarkan baterai kosong mereka dengan baterai yang telah terisi secara penuh dengan waktu penggantian sekitar 3 menit saja. Hal ini merupakan sebuah pengalaman baru bagi para pengguna NIO ES8 dalam melakukan pengisian ulang baterai.

Tak hanya berhenti disitu saja, NIO Power juga meliputi beberapa fitur menarik lainnya seperti NIO Power Home yang memudahkan pengguna melakukan pengisian ulang dirumah, kemudian Super Charger Network dan juga Power Mobile. Salah satu yang menarik dari fitur tersebut adalah Power Mobile. Dengan teknologi layanan Power Mobile, maka mobil listrik NIO ES8 akan dapat berlari sejauh 100 kilometer setelah melakukan pengisian daya selama sepuluh menit saja.
Baca Juga : Inilah Perbedaan Mobil Hybrid Dengan Mobil Listrik
Kedepannya, NIO berencana akan membangun lebih dari 1.100 stasiun pengisian listrik ( Power Swap ) dan menyediakan sekitar 1.200 kendaraan Power Mobile yang dapat membantu para konsumen NIO ES8 melakukan pengisian ulang secara cepat dijalanan pada tahun 2020 mendatang.

Selain fitur – fitur menarik tersebut, NIO juga masih menyediakan berbagai macam fitur menarik lainnya untuk para konsumennya nanti. Salah satunya adalah NIO NOMI yang diklaim sebagai artificial intelligence (AI) atau perangkat kecerdasan buatan dalam mobil pertama di dunia.

NOMI dapat berinteraksi dengan para penumpangnya sehingga dapat menghidupkan suasana perjalanan mereka dengan mengungkapkan ekspresi layaknya manusia melalui suara seperti berbicara, mendengarkan, dan juga membantu pengemudi serta menjadi teman yang ekspresif dan intuitif sehingga bisa lebih menghidupkan suasana selama perjalanan.

Hal tersebut sekilas seperti film – film fiksi yang mengisahkan mobil canggih yang dapat berbicara layaknya manusia melalui perangkat yang telah terpasang di dalam mobil. Dan hal ini tampaknya akan segera menjadi kenyataan.

NIO telah membuka layanan pelanggan atau yang mereka sebut dengan rumah NIO di Beijing. Dan pada tahun 2018 mendatang rumah NIO akan segera hadir dibeberapa kota besar di China seperti Shenzhen, Nanjing, Shanghai, Hangzhou, Guangzhou, Chengdu, Wuhan, Hefei, dan Suzhou

Tidak ada komentar:

Posting Komentar