Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Senin, 25 Desember 2017

Kelebihan dan Kekurangan Pengisian Nitrogen Pada Ban

Kelebihan dan Kekurangan Pengisian Nitrogen Pada Ban

Akhir-akhir ini banyak pengendara sepeda motor mempertanyakan metode pengisian ban menggunakan gas nitrogen. Sampai detik ini banyak pengedara masih berkutat soal pengisian ban karena memang sangat penting untuk jadi bahan pertimbangan karena banyak kalangan meragukan fungsinya.

Nitrogen ataupun zat lemas memang memberikan unsur kima berupa gas tanpa warna dan bau sehingga dari sifatnya diatomic bukan logam dan sangat sulit bereaksi dengan unsur senyawa lainnya. Ternyata metode pengisian ban memakai gas nitrogen sendiri tak banyak menarik perhatian, akan tetapi banyak pengendara merasa penasran apa saja kelebihan dan kekurangan pengisian nitrogen.

Oleh karena itu agar Anda tak penasaran lagi mengenai kekurangna hingga kelebihaannya mari kita simak secara detail apa saja fungsi dari gas nitrogen tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Pengisian Nitrogen Pada Ban

Sebagai pemilik sepeda motor pastinya Anda memperhatikan tekanan angina pada ban, akan tetapi bagaimana dengan pengisian gas nitrogen yang baru-baru ini memberi kesan berbeda dari biasanya. Oleh karena itu bila Anda penasaran simak saja beberapa ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan pengisian nitrogen pada ban berikut ini:
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Velg Racing

Kelebihan Pengisian Nitrogen Pada Ban Sepeda Motor

1. Tekanan Ban Terjaga Lebih Lama
Mungkin Anda pernah menggunakan pengisian ban menggunakan angina biasa, dimana beberapa kali harus mengisi karena tekanannya tidak stabil. Akan tetapi berbeda ketika Anda mengisi ban menggunakan gas nitrogen dimana memiliki tekanan lebih terjaga bahkan bisa bertahan dalam waktu lama. Dari situlah Anda tak perlu mengisi tekanan gas nitrogen lagi karena tekanan udara di dalam ban masih tetap stabil dalam jangka lama.

2. Membuat Kinerja Ban Lebih Baik
Banyak pakar otomotif mengatakan bahwa penggunaan gas nitrogen sebagai pengisi tekanan ban akan membuat kinerja ban lebih baik. Dalam hal ini daya cengkram ban akan terasa lebih baik sehingga performa ban akan lebih optimal. Nantinya grip ban menjadi lebih baik sehingga tekanan di dalamnya tak berkurang sama sekali. Jika Anda ingin mendapatkan kenyamanan saat berkendara cobalah mengisi ban menggunakan gas nitrogen.

3. Lebih Menghemat BBM
Tentu saja dari performa ban lebih baik akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Nantinya kinerja mesin akan lebih maksimal karena dari sektor performa ban menjadi lebih ringan bahkan mampu menghemat pengeluaran konsumsi BBM.

4. Memperpanjang Usia Ban
Secara teknik dari usia ban ketika Anda menggunakan gas nitrogen sebagai cara mengisi tekanan akan membuat usia ban lebih lama. Memang dari usia ban sendiri bisa ditentukan dari pengisian angina di dalamnya, oleh sebab itu ketika Anda memilih gas nitrogen sebagai pengisi tekanan ban maka menjadikan ban habis secara merata.

5. Mencegah Oksidasi Karet Ban
Tentu saja proses oksidasi karet ban memberikan dampak kurang baik terhadap usia ban. Oleh karena itu untuk mencegah terjadikan oksidasi ban bahkan memperpanjang elastisitas karet ban cobalah memakai nitrogen.

6. Lebih Tahan Terhadap Temperatur
Ciri khas dari pengisian ban menggunakan nitrogen adalah temperature ban bisa lebih stabil sehingga mencegah terjadinya kecelakaan akibat pecah ban ataupun overpressure. Maka dari itu Anda harus menggunakan nitrogen sebagai cara mencegah insiden pecah ban akibat overpressure.
Anda sudah melihat berbagai macam keunggulan ketika menggunakan nitrogen, selanjutnya dari kelebihan dan kekurangan pengisian nitrogen pada ban, akan mengulas tentang kekurangannya. Langsung saja kita simak mengenai kekurangan nitrogen jika diterapkan pada ban.

Kekurangan Pengisian Nitrogen Pada Ban Motor

Pengisian nitrogen pada ban sepeda motor ternyata masih memiliki beberapa kendala yang mungkin belum banyak dipahami oleh pengendara sepeda motor. Lalu seperti apa kendala yang bisa dihadapi pengendara motor ketika menggunakan nitrogen?

1. Perawatan
Dari segi perawatan memang terbilang mudah, akan tetapi ketika ban motor telah terisi dengan gas N2 maka masih memiliki potensi berkurangnya tekanan ban sehingga Anda masih harus menambah gads N2 lagi. Memang terbilang cukup ribet karena durasi penurunan tekanan ban bisa lebih cepat dibandingkan memakai angina saja.

2. Harga
Pastinya soal harga sudah jelas berbeda tak seperti memakai angin biasa. Salah satu kekurangan dari nitrogen adalah dari segi harga dimana pada umumnya masih dibanderol sekitar 10 sampai 20 ribuan untuk satu kendaraan. Tidak hanya itu ketika sebelumnya dari kondisi ban tak diisi oleh nitrogen maka diperlukan biaya tambahan karena memang harus melalui proses pengsongan dahulu baru kemudian diisi lagi menggunakan gas N2. Biasanya untuk biaya pengurasan masih dibanderol harga sekitar 5 ribu sampai 10 ribu per ban. Jadi Anda bisa mengeluarkan biaya cukup besar untuk beralih dari angin biasa ke nitrogen.
Baca Juga : Manfaat dan Cara Membedakan Oli Motor Asli Atau Palsu
3. Ketersediaan
Mengenai kelebihan dan kekurangan pengisian nitrogen pada ban juga dipengaruhi oleh ketersediaan pangkalan gas dimana tak semua kota tersedia. Rata-rata ketersediaan pangkalan pengisian nitrogen untuk sepeda motor letaknya di SPBU dimana menjadi satu titik dimana motor dan mobil bisa berhenti beristirahat ataupun sekedar mengisi bahan bakar. Jadi tak heran bila banyak pengendara motor tak menemukan banyak stasiun pengisian ban nitrogen karena memang dari sektor ketersediaan pangkalannya tidak terlalu banyak.

Jadi Anda sudah menyimak berbagai macam kelebihan dan kekurangan pengisian nitrogen pada ban dimana masih memberikan opsi-opsi menarik di dalamnya. Tidak hanya dari segi harga saja, setiap pengendara juga wajib memperhatikan aspek kenyamanan hingga usia ban yang selama ini menjadi satu aspek penting dalam mendpaatkan performa motor lebih stabil hingga konsumsi BBM lebih hemat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar