Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Kamis, 07 Desember 2017

Mengenal Istilah - Istilah Populer Yang Biasa Digunakan Pada Kendaraan Bermotor

Istilah-Istilah Dunia Otomotif Pada Kendaraan Bermotor

Pada sebuah kendaraan baik itu mobil ataupun sepeda motor banyak istilah yang digunakan untuk menjelaskan fitur – fitur yang dimiliki oleh kendaraan tersebut dan biasanya menggunakan istilah dalam bahasa inggris yang terkadang susah untuk kita pahami. Bagi sebagian orang hal ini tidak terlalu penting atau bahkan sama sekali tidak perlu untuk diketahui. Tetapi tidak ada salahnya kita mengetahui beberapa istilah yang sering digunakan pada kendaraan bermotor yang sering kita jumpai ketika kita membaca spesifikasi mobil atau sepeda motor untuk menambah pengetahuan kita tentang kendaraan tersebut.

Berikut ini akan kami uraikan secara singkat beberapa istilah pada kendaraan yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan berikut ini tentang beberapa istilah yang biasa digunakan pada dunia otomotif.
Baca Juga : Sekarang Pengurusan BPKB Bisa Dilakukan Secara Online

Istilah-Istilah Dunia Otomotif Pada Kendaraan Bermotor

1. ABS
Anti-Lock Brake System atau yang biasa disingkat dengan ABS adalah suatu sistem pengereman yang biasa terpasang pada kendaraan baik mobil maupun sepeda motor era modern saat ini. Fitur ini berfungsi untuk mencegah roda mengunci ketika pedal atau tuas rem ditekan dan efeknya akan membuat tingkat pengereman pada kendaraan lebih maksimal serta menghindarai gejala slip pada roda atau ban yang pada akhirnya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

2. DRL
Daytime Running Light (DRL) merupakan sebuah lampu tambahan yang kini sudah banyak dipakai oleh mobil – mobil keluaran terbaru dan terletak dibagian depan mobil. Lampu ini akan menyala secara otomatis ketika mobil dinyalakan. Fungsi utama DRL tersebut untuk menambah sistem keamanan kendaraan agar mobil terlihat dari depan walaupun pada jarak yang jauh. DRL biasanya berteknologi LED dan berwarna putih kebiruan. Selain sebagai fitur keselamatan tambahan, DRL juga dapat mempercantik tampilan kendaraan.

3. ISOFIX
ISOFIX memiliki kepanjangan dari International Standard Organisation FIX yang merupakan fitur keselamatan bagi anak – anak dan terdapat pada jok mobil. ISOFIX ini merupakan penyempurnaan dari sabuk pengaman pada kursi belakang sehingga sabuk pengaman atau seatbelt dapat diatur panjang , pendek serta kekencangannya sesuai dengan postur tubuh anak.

Hal ini untuk memastikan keamanan pada penumpang anak – anak agar lebih terjaga jika terjadi benturan atau kecelakaan pada mobil ataupun dalam kondisi tertentu seperti pada saat pengendara melakukan pengereman secara mendadak. Ketika Anda memasang baby car seat atau child seat pada jok mobil, maka Anda juga dapat mengaitkannya dengan ISOFIX tersebut.

4. CURB WEIGHT
Ketika kita membaca sebuah brosur kendaraan, pada bagian spesifikasi biasanya terdapat tulisan Curb Weight. Curb Weight merupakan berat kosong kendaraan yang siap pakai ( dalam hal ini termasuk tangki bahan bakar kendaraan yang sudah terisi penuh serta sudah terisi cairan lainnya seperti oli dan lain – lain ) tanpa adanya penumpang atau beban tambahan pada kendaraan tersebut.

Ketika sebuah mobil terisi penuh dengan penumpang dan juga barang – barang bawaan, maka kondisi tersebut disebut Gross Weight atau Gross Vehicle Weight yang merupakan berat kotor kendaraan maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh kendaraan tersebut. Apabila mobil tersebut masih kosong tanpa adanya beban sama sekali termasuk belum diisi cairan, maka berat kendaraan itu disebut dengan Dry Weight atau berat kering.

5. Bi-Beam LED Projector
Biasanya pada mobil – mobil keluaran lama, desain lampu utama untuk jarak jauh dan jarak dekat dibuat terpisah. Hal ini mengakibatkan perlunya ruang lebih untuk memasang desain dua buah lampu tersebut. Saat ini, mobil keluaran terbaru sudah ada yang mendesain ulang tentang penempatan lampu utama dengan menggunakan teknologi bi-beam LED projector. Jenis lampu bi-beam LED projector merupakan penggabungan antara lampu jarak jauh ( HI-Beam ) dan lampu jarak dekat ( Low-Beam ) serta diletakkan pada satu buah proyektor sebelah kanan dan satu buah proyektor sebelah kiri.

Jenis lampu LED dipilih karena jenis lampu ini terkenal dengan sinarnya yang kuat serta hemat energi jika dibandingkan dengan bohlam halogen. Penggabungan LED dengan projector akan membuat sinar lampu menjadi lebih fokus dan mampu memberikan penerangan yang maksimal dimalam hari serta tidak menyilaukan pengendara dari arah depan.

6. EFI
EFI merupakan kependekan dari Electronic Fuel Injection. EFI merupakan sistem pengkabutan bahan bakar pada kendaraan dengan cara menyemprotkan keruang bakar pada kendaraan yang menggunakan mesin injeksi. Penyemprotan bahan bakar ini dikontrol oleh sebuah unit yang disebut ECU atau Electronic Control Unit dan bertugas mengatur campuran udara serta bahan bakar yang masuk keruang bakar se-efisien mungkin sehingga dapat menghasilkan emisi gas buang yang rendah dan tidak menyebabkan polusi udara yang berlebihan.

7. Smart Key
Smart Key atau juga biasa disebut dengan istilah Keyless pada mobil memiliki dua buah sistem yaitu Smart Entry Key dan juga Smart Start Engine yang merupakan fitur modern dan telah banyak digunakan pada kendaraan keluaran terbaru dengan mengandalkan sebuah remote. Pada sepeda motor juga ada yang menggunakan Smart Key tetapi biasanya berbeda dalam penyebutannya.

Fungsi dari Smart Key adalah untuk menyalakan kendaraan tanpa harus memasukkan kunci kelubang kuncinya. Karena kendaraan yang sudah memiliki fitur Keyless ini tidak lagi memiliki lubang kunci. Pengendara cukup menekan tombol yang berada pada kendaraan untuk menyalakan atau mematikan mesin. Smart Key tersebut juga berfungsi untuk membuka serta mengunci mobil dari jarak jauh.

8. Immobilizer
Immobilizer merupakan salah satu sistem keamanan yang dimiliki oleh sebuah kendaraan yang berfungsi mendeteksi kunci asli bawaan kendaraan tersebut. Ketika kunci duplikat digunakan untuk menyalakan kendaraan yang sudah mengusung teknologi immobilizer maka kendaraan tersebut tidak akan bisa menyala. Hal ini dikarenakan kunci asli bawaan kendaraan telah dilengkapi dengan chip yang dapat terhubung dengan sistem ECU pada kendaraan.

Ketika sebuah kunci ( termasuk kunci duplikat ) yang dimasukkan kedalam lubang kunci tidak memiliki chip dengan kode yang sama dengan kode yang dimiliki oleh sistem ECU pada kendaraan, maka kendaraan tersebut tidak akan bisa dinyalakan. Hal ini akan sangat berguna untuk menghindari pencurian kendaraan dengan menggunakan kunci duplikat.

Itulah beberapa istilah yang sering kita temukan pada sebuah kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Sebenarnya masih banyak istilah – istilah lainnya yang layak Anda ketahui. Untuk penjelasan tentang istilah lain yang terdapat pada kendaraan bermotor, hal itu akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar