Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Kamis, 14 Desember 2017

Inilah Perbedaan Antara Power Steering Elektrik Dan Hidrolik

Perbedaan Antara Power Steering Elektrik Dan Hidrolik

Perbedaan Antara Power Steering Elektrik Dan Hidrolik
- Bagi pemilik kendaraan bermotor khususnya mobil, mereka kebanyakan sudah mengetahui apa itu power steering serta fungsinya. Tetapi ternyata tidak sedikit orang yang belum mengetahui fungsi dari power steering yang terpasang pada mobil dan juga jenis – jenisnya. Untuk menambah pengetahuan Anda tentang pengertian power steering beserta jenisnya, berikut ini kami uraikan secara singkat bagi Anda pembaca setia otomo.id

Power steering merupakan suatu komponen yang dipasang pada banyak mobil modern saat ini yang berfungsi untuk memudahkan pengemudi mengendendalikan mobil yang mereka jalankan. Power steering berfungsi untuk meringankan putaran roda kemudi ketika pengendara ingin membelokkan kendaraan. Tanpa adanya mekanisme power steering yang terpasang pada suatu kendaraan, maka akan membuat pengendalian mobil menjadi lebih berat dan susah terutama saat berbelok.
Baca Juga : Cara Menyesuaikan Katup Mesin Motor
Tidak hanya pada kendaraan penumpang kecil, kehadiran power steering pada kendaraan niaga berat seperti truk dan juga bus sangat dibutuhkan pada era modern seperti saat ini, karena agar membantu meringankan kerja sopir saat membelokkan kendaraan mereka. Selain itu power steering juga bisa menambah tingkat keamanan pengendalian kendaraan bermotor.

Jenis Power Steering
Saat ini ada dua jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil – mobil yang diproduksi di Indonesia. Yaitu power steering tipe elektrik dan power steering tipe hidrolik. Berikut ini perbedaan dari kedua jenis power steering tersebut.

Power steering hidrolik
Jenis power steering hidrolik atau hydraulic power steering (HPS) ini merupakan komponen power steering yang cara kerjanya menggunakan tekanan hidrolis yang berasal dari pompa power steering. Pompa power steering ini digerakkan oleh crankshaft melalui drive belt. Sedangkan cara kerjanya minyak power steering ditarik dari reservoir menuju pompa ketika mesin mobil dalam keadaan hidup.

Minyak tersebut akan mendapatkan tekanan dari sebuah power steering switch dan juga control valve yang terletak didalam pompa power steering. Sehingga tekanan yang dihasilkan oleh oli atau minyak power steering tersebut akan membuat putaran roda kemudi menjadi ringan.

Power steering elektrik
Yang kedua adalah power steering jenis elektrik atau electronic power steering (EPS). Power steering jenis ini akan bekerja secara otomatis ketika kontak mobil dinyalakan atau pada posisi On. Ketika kunci kontak berada pada posisi On, maka arus listrik akan disalurkan menuju motor listrik pada power steering.

Sebuah sensor telah dipasangkan untuk mendeteksi arah kemudi dan juga mendeteksi momen puntir dari roda kemudi. Ketika sensor mendeteksi gerakan dari roda kemudi, maka motor pada power steering akan langsung berfungsi.
Baca Juga : 5 Ban Sepeda Motor Paling Awet, Terlaris di Indonesia
Sistem power steering elektrik biasanya juga memiliki vehicle speed sensor atau sensor pendeteksi kecepatan laju kendaraan. Ketika sebuah mobil dipacu kencang di atas 80 km/jam, maka sesnsor kecepatan tersebut akan mengirimkan sinyal kepada motor listrik. Hal ini akan membuat power steering menjadi terasa agak berat yang bertujuan untuk menjaga kestabilan mobil pada kecepatan tinggi.

Dari kedua jenis power steering tersebut, power steering jenis elektrik (EPS) disebut – sebut lebih unggul dari pada jenis HPS. Karena EPS memiliki kelebihan seperti bebas perawatan, dan sistem tersebut juga tidak membebani kinerja mesin sehingga dapat mengirit penggunaan bahan bakar.

Tetapi EPS juga memiliki kekurangan seperti ketika aki yang dipakai tekor, maka pengendalian roda kemudi akan terasa sangat berat. Selain itu, letak motor listrik EPS yang biasanya ada pada bagian bawah juga dapat menimbulkan masalah lain apabila penutupnya tidak terpasang secara tepat apalagi ketika menerjang banjir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar