Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Kamis, 04 Juli 2019

Oli TOP1 : Oli Hitam Bisa Jadi Pertanda Baik dan Bukan Berarti Oli Jelek!


Oli Matic Hitam, Otomo.id
- Joransyah, Selaku Product Development and Technical Support Oli TOP1 Indonesia, mengatakan bahwa warna hitam pada oli bukan menandakan oli jelek, justru bisa jadi pertanda baik.

"Oli yang belum lama diganti, saat dikeluarkan bisa saja sudah menghitam. Hal tersebut wajar, karena oli memiliki zat aditif yang berfungsi untuk membersihkan residu ruang mesin, justru hal tersebut bisa menjadi hal baik karena oli bekerja dengan optimal, jadi bukan berarti oli jelek," jelasnya.

Baca juga : Oli Motor Terbaik di Indonesia Tahun Ini

Oli mesin terbaik harus mampu membersihkan permukaan dinding silinder dari zat perusak yang ditimbulkan akibat proses pembakaran. Selain melumasi, oli juga bekerja untuk membawa kotoran yang hinggap di dalamnya. Jadi oli yang berubah berwarna hitam setelah pemakaian justru merupakan bukti bahwa oli bekerja dengan baik .

"Warna hitam saat oli sudah digunakan dikarenakan zat aditif pembersih, umumnya 80 persen oli terdiri atas based oil dan 20 persennya zat aditif. Aditif ini bermacam-macam, salah satunya adalah zat pembersih" katanya

Zat aditif sendiri adalah zat vital yang diformulasikan untuk meningkatkan performa oli, setiap merek oli memiliki formulasi zat aditif yang berbeda-beda, disesuaikan dengan jenis kendaraan.

Baca juga : 5 Jagoan Drifter Terbaik Dari Oli TOP 1 Di Formula Drift

"Sebagai contoh oli TOP1 Action Matic yang diformulasikan dengan Maximum Protection Technology, kandungan zat aditif pembersihnya mampu meningkatkan performa mesin sekaligus membersihkan ruang mesin" jelas Joransyah.

Joransyah menjelaskan, zat aditif yang dimiliki oli TOP1 Action Matic memang dirancang dengan cleansing agent yang mampu membersihkan ruang mesin dari oksida, karbon dan kerak-kerak yang ditimbulkan dari proses pembakaran.

Joransyah juga menjelaskan, TOP 1 Action Matic diformulasikan dengan Maximum Protection Technology dan Smooth Riding Additive. Teknologi ini membantu memaksimalkan kinerja pelumas dalam menjaga kebersihan mesin dan melindungi berbagai komponen mesin, 30% lebih baik dibandingkan pelumas motor matic lainnya. Sehingga, mesin dapat bekerja dengan halus dan menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Baca juga : Keren, Ini 5 Drifter Terbaik Dari Oli TOP 1 di Formula Drift

Sebagai penutup, Joransyah meyakinkan bahwa warna hitam pada oli yang baru digunakan bukan menandakan kualitas oli jelek. Dirinya justru mengingatkan, warna hitam pada oli mesin yang baru diganti bisa saja disebabkan oleh berbagai faktor, seperti filter oli yang sudah harus diganti atau kondisi ruang mesin yang kotor karena pemakaian oli yang kurang tepat pada periode sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar