Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Sabtu, 24 Agustus 2019

Waspada, 5 Cairan Berbahaya Untuk Mobil Harus Berhati-Hati Memakainya

5 Cairan Berbahaya Untuk Mobil

Cairan Berbahaya Untuk Mobil, Otomo.id - Merawat kendaraan mobil pastinya membutuhkan beragam produk penunjang baik itu berwujud oli, cairan pembersih bodi, dan cairan pengharum interior mobil. Namun, tahukan Anda jika ada beberapa cairan berbahaya untuk mobil yang patut diwaspadai penggunaanya. Sehingga ketika Anda menggunakan salah satu cairan berbahaya tersebut setidaknya harus berhati-hati ataupun harus dilakukan oleh seorang montir profesional.

Sejauh ini memang ada beberapa daftar cairan yang bermanfaat bagi mesin mobil akan tetapi bisa juga memberi dampak kurang baik. Bagi pemilik kendaraan mobil pastinya tahu apa saja cairan yang berbahaya tersebut, akan tetapi ada baiknya jika kita ulas kembali agar lebih meyakinkan.

Daftar Cairan Berbahaya Untuk Mobil

Ada berbagai macam resiko ketika bagian mobil terutama mesin mendapat paparan cairan yang sebenarnya tidak memberi manfaat sama sekali. Oleh sebab itu saat ini akan kita ulas lebih mendalam mengenai jenis cairan berbahaya apa saja yang sering kita jumpai.

1. Minyak Rem
Salah satu cairan berbahaya namun bermanfaat berupa minyam rem. Dalam sistem rem di mobil masih menyimpan potensi tinggi dalam bentuk minyak rem. Meskipun bermanfaat, tetapi minyak rem ini akan berdampak kurang baik terhadap cat mobil. Bila nanti minyak rem mengenai bodi mobil, maka dari bagian cat akan mengelupas kemudian muncul karat ataupun bisa mengalami korosi. Maka dari itu sebelum menggunakan minyak rem perhatikan dahulu dari bagian penutup reservoir minyak rem yang sudah ditutup secara rapat sehingga air tak masuk dan penggunaan minyak rem benar-benar aman.

Baca Juga : Tips Aman Lewati Polisi Tidur Saat Berkendara

2. Oli Mesin
Berikutnya ada cairan berbahaya untuk mobil dalam bentuk oli mesin. Meskipun memiliki manfaat besar terhadap mesin, akan tetapi saat penuangan oli mesin tidak benar akan membuat performa mesin jadi sulit dinyalakan. Ada banyak kejadian dimana mobil sangat sulit dinyalakan karena penuangan oli mesin yang kurang baik.

Ditambah lagi pada produk mobil modern sudah terdapat penutup berupa cover plastik sehingga masih cukup sulit untuk melihat apakah ada ceceran oli atau tidak. Sehingga ada baiknya proses dari penuangan oli mesin dilakukan oleh montir profesional dan berpengalaman.

3. Pembersih Jamur di Kaca
Seringkali untuk mencegah munculnya jamur di kaca pemilik mobil menggunakan pembersih khusus untuk menghilangkan jamur. Adanya pembersih jamur kaca ternyata bisa menimbulkan efek kurang baik bila tidak dibersihkan secara tepat. Nantinya ada berbagai dampak di bagian kaca mobil mulai dari bercak di permukaan kaca, kemudian akan sulit dihilangkan jika tidak cepat-cepat dihilangkan. Selain itu cairan pembersih kaca juga bisa membuat iritasi di kulit, sehingga harus berhati-hati dalam menggunakan pembersih jamur untuk kaca.

4. Air Aki
Selanjutnya pada jenis cairan berupa air aki yang mana juga masuk dalam cairan berbahaya untuk mobil. Meskipun sangat penting fungsinya dalam kelistrikan mobil, akan tetapi konsentrasi asam terlalu tinggi di air aki bisa membuat korosi bila terkena bagian logam. Maka dari itu banyak produsen aki saat ini merancang sistem sirkulasi uap air aki dengan baik. Sehingga bisa mengurnagi penyebaran kandungan asam di dalam mesin. Biasanya dampak buruk dari akin bisa muncul karena adanya overcharge ataupun elemen pada aki mengalami kerusakan. Untuk itulah dari suhu aki, dan juga perawatannya wajib dicermati kembali. Jangan sampai mengalami kebocoran yang bisa berdampak langsung pada bagian mesin mobil.

Baca Juga : Tips Jaga Cat Mobil Dari Sinar Matahari

5. Deterjen
Sejumlah pemilik mobil pastinya menggunakan produk deterjen khusus untuk bisa mencuci bagian pelek dan juga ban ataupun bodi mobil. Namun perlu diperhatikan bahwa deterjen termasuk cairan berbahaya untuk mobil yang mana akan memberi dampak terhadap kerusakan lapisan pelindung cat mobil. Sehingga dari segi warna cat mobil akan cepat pudar bahkan mengalami berbagai macam dampak seperti cepat kusam dan susah dibersihkan.

Dari berbagai macam cairan berbahaya untuk mobil di atas sebenarnya memberi manfaat untuk bagian mesin dan bodi mobil. Akan tetapi dalam penggunaannya yang kurang maksimal dan terkesan asal-asalan maka dampaknya bisa sangat buruk bagi kendaraan. Untuk itulah Anda harus bisa mencermati pemakaian setiap produk cairan baik itu aki, pembersih kaca, dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar