Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Jumat, 30 Agustus 2019

Tipe dan Jenis Gangguan Mengemudi, Harus Diwaspadai

Tipe dan Jenis Gangguan Mengemudi, Harus Diwaspadai

Jenis Gangguan Mengemudi, Otomo.id - Mengemudikan kendaraan khususnya mobil pastinya butuh konsentrasi penuh untuk bisa mengendalikan kemudi dengan benar. Akan tetapi, berbagai macam kecelakaan yang pernah kita dengar seringkali disebabkan oleh gangguan mengemudi. Hingga kini ada banyak jenis gangguan mengemudi yang wajib diwaspadai, sehingga bagi pengemudi kendaraan roda empat wajib mencermati beberapa tipe gangguan dimana masih bisa diwaspadai dan dihindari.

Gangguan mengemudi sebenarnya menjadi sebuah gangguan yang secara sadar ataupun tidak dilakukan oleh pengemudi sendiri. Meskipun ada faktor dari luar, ternyata penyumbang kecekalaan paling besar saat ini bisa berasal dari gangguan mengemudi oleh pengemudi sendiri.

Tipe dan Jenis Gangguan Mengemudi

Hingga sekarang gangguan mengemudi menjadi satu komponen yang wajib diwaspadai dan juga harus dihindari. Ada banyak resiko mengenai gangguan mengemudi dimana Anda harus bisa mencegah ataupun setidaknya mengenali sejak awal sebelum berkendara. Lalu seperti apa tipe dan jenis gangguan pada saat mengemudi?

1. Gangguan Visual
Pertama bisa kita lihat dari tipe gangguan visual atau pandangan dari pihak pengemudi. Rata-rata kejadian kecekalaan bisa terjadi karena pengemudi menghalihkan pandangan dari jalan. Hal ini justru kurang memberi manfaat dan menjadi unsur kelalaian dari pihak pengemudi sendiri, sehingga menjadi satu faktor pencetus terjadinya kecekalaan di jalan raya. Untuk mencegah hal tersebut, berhentilah sejenak jika ingin melihat sesuatu hal, ataupun tetaplah fokus saat berkendara.

Baca Juga : Tips Tepat Lewati Polisi Tidur

2. Gangguan Pikiran
Selain gangguan visual, ternyata gangguan kognitif juga menjadi satu penyebab kenapa kecekalaan masih sering terjadi. Mengalihkan pikiran kemudian tidak fokus dalam berkendara akan menjadi boomerang bagi pengemudi. Sehingga jenis gangguan mengemudi dari segi pikiran harus bisa diolah kembali dengan berhenti sejenak dan kembalikan fokus untuk bisa berkendara lebih aman.

3. Gangguan Manual
Ketiga ada tipe gangguan mengemudi dari segi tangan kemudi. Biasanya dari aspek gangguan mengemudi berasal dari tangan bisa terjadi karena pengemudi melakukan beberapa kegiatan seperti mengoperasikan ponsel dan tidak fokus dalam memegang kemudi mobil. Maka dari itu dari sisi gangguan manual sebenarnya bisa diatasi yakni dengan memanfaatkan kesempatan untuk berhenti di lampu merah hingga menghindari mengoperasikan ponsel saat mengemudi.

4. Faktor Kelelahan
Jenis gangguan yang sering dialami oleh pengemudi adalah kekelahan fisik dan pikiran. Seringkali pengemudi memaksakan diri dengan memforsir tenaga mereka saat mengemudi. Padahal faktor kelelahan sangat berbahaya jika terus diaplikasikan saat mengemudi mobil. Oleh sebab itu faktor kelelahan jadi satu penyebab kecelakaan paling banyak. Sehingga ada satu opsi penting yang bisa menghilangkan jenis gangguan mengemudi satu ini yakni beristirahat di rest area untuk sekedar minum ataupun melepas penat ataupun menghilangkan rasa lelah.

5. Gangguan Dari Penumpang Lain
Mungkin Anda sering mengalami satu jenis gangguan yang mana bisa membuat proses mengemudi kendaraan jadi terganggu. Gangguan dari penumpang lainnya juga bisa membuat pengemudi jadi terganggu konsentrasinya. Sehingga seringkali pada bagian baris ketiga dari sisi penumpang akan membuat proses mengemudi jadi kurang maksimal bahkan tidak bisa fokus hingga mengakibatkan kecelakaan. Dibutuhkan kesadaran dari pihak penumpang untuk tetap menciptakan suasana lebih tenang agar nantinya pengemudi bisa langsung merasakan kenyamanan dan fokus dalam mengendarai mobil.

Baca Juga : Tips Mengendarai Motor Matic Yang Benar Untuk Pemula

6. Makan dan Minum
Meskipun seringkali pengemudi makan dan minum saat perjalanan, namun ada beberapa kendala yang bisa saja terjadi akibat pengemudi mengalihkan pandangan untuk mengambil makanan dan minuman. Bisa dibayangkan ketika mobil melaju di kecepatan 80km per jam kemudian selama 5 detik Anda mengalihkan pandangan untuk meraih makanan dan minuman, sehingga dari segi dampak buruknya bisa mengakibatkan kendali mobil jadi tak fokus. Maka dari itu gunakan kesempatan saat berrhenti di traffic light untuk makan dan minum sejenak ataupun beristirahatlah untuk sekedar makan dan minum.

7. Tidak Tahu Rute Jalan
Masih saja terjadi bagi para pengemudi yang kurang memahami rute jalan dan medan menuju ke suatu tempat yang mana bisa memberi dampak besar terhadap fokus mengemudi. Rata-rata untuk mencapai sebuah lokasi bagi pengemudi yang kurang tahu aksesnya akan menggunakan GPS. Dari situlah jenis gangguan mengemudi muncul yakni fokus pengemudi kurang maksimal sehingga membuat arah kendaraan bisa tidak stabil. Sebaiknya pelajari rute jalan ke sebuah tempat terlebih dahulu, kemudian sempatkan berhenti untuk bertanya mengenai jalan ke sebuah tempat.

Ada banyak jenis gangguan mengemudi yang sebenarnya masih bisa dicegah ataupun dikurangi untuk memberi keamanan saat mengemudi. Jangan sampai Anda lalai dan tak fokus dalam berkendara karena akan memberi resiko besar terhadap penumpang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar