Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Jumat, 11 Oktober 2019

Kekurangan Angin Ban Nitrogen dan Cara Perawatannya

Kekurangan Angin Ban Nitrogen dan Cara Perawatannya

Otomo.id - Kegunaan dari jenis angin nitrogen untuk ban kendaraan bermotor ataupun mobil hingga saat ini masih sering dipilih meskipun ada beberapa kekurangannya. Perbandingan antara jenis angin nitrogen dengan angin biasa memang seringkali jadi polemik bagi pemilik kendaraan. Karena itulah masyarakat Indonesia harus bisa menikmati apa saja manfaatnya, hingga harus mewaspadai apa saja kekurangan angin nitrogen yang selama ini menjadi alasan kenapa banyak orang belum menggunakannya.

Fungsi utama dari penggunaan angin ban nitrogen sampai saat ini memang kerap jadi pilihan terbaik karena memang berbeda sifatnya dibandingkan jenis bangin ban biasanya. Maka dari itu akan kita ulas lebih mendalam seperti apa kekurangan angin ban jenis nitrogen hingga bagaimana cara perawatannya.

Kekurangan Angin Ban Nitrogen

Pertama kali saat menggunakan jenis angin ban nitrogen memang kerap memberi kenyamanan saat berkendara. Tetapi dari segi manfaatnya memang masih ada beberapa kekurangan yang bisa dirasakan siapa saja. Untuk itulah ada beberapa kekurangan jenis ban angin nitrogen yang perlu Anda ketahui seperti berikut ini.

1. Lebih Cepat Habis
Banyak kalangan menilai bahwa jenis dari angin nitrogen cenderung lebih cepat habis dibandingkan jenis angin biasa. Hal ini memang menjadi karakteristik jenis angin nitrogen apalagi saat menghadapi cuaca dingin biasanya dari kualitas angin nitrogen akan cepat habis. Hasilnya Anda harus kerap mengecek tekanan ban secara rutin agar tak terjadi ban kempes. Karakter angin nitrogen di cuaca dingin ini harus bisa dicermati oleh pemilik kendaraan. Karena itulah Anda harus bisa mencermati bagaimana akses untuk mendapatkan proses pengecekan secara rutin.

2. Harga Terbilang Cukup Mahal
Bila dibandingkan dengan jenis angin ban biasa, memang harga angin ban nitrogen jauh lebih mahal. Untuk harga angin ban nitrogen kendaraan bermotor bisa dibanderol mencapai Rp 5000 per ban, kemudian untuk ban mobil dibanderol Rp 10.000 per ban. Bila kita bandingkan dengan angin biasa memang selisihnya cukup besar yakni angin ban biasa dibanderol Rp 2000, dan ban mobil sekitar Rp 5.000.

Baca Juga : Kenali Tanda Kerusakan Mesin Kendaraan Dari Warna Asap Knalpot

Meskipun ada beberapa kekurangan angin nitrogen untuk kendaraan bermotor ataupun mobil tetap saja penggunaannya akan jauh lebih baik dibandingkan angin biasa. Disarankan untuk pengguna angin nitrogen untuk ban motor ataupun mobil harus melakukan pengecekan secara rutin agar tekanan ban tidak berkurang cepat.

Bahkan untuk pengisian angin nitrogen sejak pertama kali harus dibuang terlebih dahulu dari semua angin yang ada di dalam ban baru kemudian diganti dengan jenis angin nitrogen. Memang hal ini diperlukan agar kandungan angin nitrogen tidak dicampur dengan angin biasa yang membuat tekanan ban kurang baik.

3. Cara Merawat Jenis Angin Ban Nitrogen
Banyak rumor mengenai kekurangan dan kelebihan mengenai angin ban nitrogen. Akan tetapi hal paling penting yang saat ini perlu diperhitungkan adalah cara perawatannya. Semua keunggulan dari angin ban nitrogen akan berkurang bila Anda tak mengetahui cara merawatnya. Untuk itulah akan kita ulas secara mendalam seperti apa cara-cara tepat untuk melakukan perawatan angin ban nitrogen.

4. Pengisian Angin Nitrogen Harus Menggunakan Mesin N2 Generator
Perlu diperhatikan bahwa dalam pengisian angin ban nitrogen pada setiap kendaraan harus dilakukan menggunakan perangkat mesin N2 atau Nitrogen Generator. Karena memang perangkat tersebut menjadi satu standar terbaik untuk bisa memberi jaminan terbaik untuk mendapatkan kemurnian nitrogen jauh lebih besar. Maka dari itu dari sisi kualitas yang didapatkan dengan menggunakan nitrogen memang jauh lebih baik asalkan dari sisi pengisiannya harus menggunakan mesin khusus berupa N2 Generator.

5. Sering Melakukan Pengecekan
Meskipun keunggulan dari angin nitrogen sudah bisa dirasakan, akan tetapi pada sisi perawatannya harus bisa dimaksimalkan. Melakukan pengecekan tekanan ban secara rutin setidaknya satu bulan sekali akan membuat kondisi ban jadi lebih sempurna. Komposisi tekanan angin di setiap ban juga perlu dimaksimalkan kembali. Sehingga siapa saja bisa langsung mendapatkan komponen terbaik untuk menghadirkan komposisi angin ban nitrogen lebih stabil.

6. Lakukan Pengurasan Setiap 3 Bulan Sekali
Selain dari kekurangan angin nitrogen Anda juga perlu memperhatikan dari sisi pengurasan angin yang dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tujuan dari pengurasan ini untuk mengganti kualitas angin nitrogen menjadi lebih baru. Sehingga performanya bisa bermanfaat lebih baik pada bagian ban.

7. Perhitungkan Kondisi Ban
Penggunana angin nitrogen untuk kondisi ban kendaraan yang sudah gundul akan memberi resiko besar. Maka dari itu setiap pemilik kendaraan harus bisa mengganti ban ketika sudah terlihat gundul untuk mengurangi resiko tergelincir ataupun pecah ban. Karena tekanan angin nitrogen lebih stabil sehingga kondisi ban sangat penting untuk menjaga kenyamanan saat berkendara.

Beragam kekurangan angin nitrogen memang seringkali menjadi satu komponen utama bagi pemilik kendaraan sepeda motor ataupun mobil. Oleh sebab itu semua komponen baik itu keuntungan dan kerugiannya harus bisa Anda telaah lebih dalam agar bisa merasakan manfaat terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar