Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Selasa, 30 Maret 2021

Perbedaan Sistem Penggerak FWD Dengan RWD

Perbedaan Sistem Penggerak FWD Dengan RWD

Otomo.id
- Di masa sekarang, industri dunia otomotif tengah menawarkan macam-macam inovasi yang bertujuan untuk menambah rasa aman serta nyaman bagi pengendaranya. Salah satu contohnya adalah dapat dilihat dengan adanya pengembangan untuk sistem pada penggerak roda mobil, yang berfungsi untuk penyalur tenaga mesin menuju ke bagian roda.


Rangkaian sistem ini merupakan hal yang sangat penting karena bertujuan sebagai penentu dalam performa sebuah mobil, diantaranya kestabilan efisiensi serta kenyamanan. Sobat otomo pasti telah mengenal istilah FWD atau kepanjangannya adalah Front Wheel Drive, biasa disebut juga dengan penggerak pada roda depan. Dan sistem RWD dengan kepanjangan Rear Wheel Drive, biasa disebut penggerak roda bagian belakang.


Sebenarnya pada dunia otomotif ada 5 jenis mengenai sistem dalam penggerak mobil, diantaranya ada MR, FF, RR, FR dan juga yang terakhir ada 4 WD. Di negara Indonesia penggerak FF serta FR paling banyak diminati konsumen. Sedangkan untuk FF sistem kemudi nya ada pada bagian depan mobilnya, sedangkan penggeraknya ada pada bagian roda depannya.


Untuk FR pada mesin mobilnya ada pada bagian depan mobilnya, serta untuk penggeraknya terdapat di bagian roda belakangnya. Perusahaan otomotif ADM mempunyai line-up mobil, memakai dua pilihan dengan konfigurasi pada sistem kemudi mobil tersebut. Bertujuan untuk membuat kendaraan dengan mengusung konsep nyaman serta efisien. Keduanya mempunyai keunggulan dengan karakternya masing-masing.


1. FWD (Penggerak Roda Depan)

FWD sendiri mulai digunakan dari tahun 1930an, Citroen Traction Avant atau CTA berhasil menjadi penggerak pada roda depan yang sukses pertama kali di pasaran, sejak pertama dikenalkan tahun 1934. Sistem penggerak FWD menjadi sangat populer digunakan, terutama untuk segmen mobil kompak serta mobil perkotaan.


Contoh dari mobil yang menggunakan sistem FWD adalah Mitsubishi Xpander, Honda Jazz, Toyota Agya, serta Honda Brio, Honda HR-V dan Nissan Livina. Sedangkan untuk merek Daihatsu yang memakai sistem FWD ada Daihatsu Ayla serta Sigra dan juga Sirion. Keunggulan dari sistem ini adalah berat mobilnya akan jadi lebih ringan. Hal ini karena tidak adanya penambahan pada komponen sistem penggeraknya yang membuat terhubung antara putaran mesin dari bagian depan menuju roda belakangnya. Hal ini juga bisa membuat irit konsumsi bahan bakarnya.


Sistem penggerak roda depan atau FWD dapat membuat tenaga mesinnya sampai di bagian roda secara optimal maupun efisien. Ini karena posisi mesinnya serta girboks juga penggerak yang semuanya berada di posisi depan. Kelebihan lain adalah terletak pada mobil penggerak roda depan nya traksi, sehingga lebih baik saat melewati jalanan yang licin pada saat hujan turun.


BACA JUGA : KENALI JENIS BBM AGAR MESIN AWET DAN IRIT


Hal ini karena roda depannya menjadi penggerak kendaraan. Serta berat pada mesin mobilnya, terletak di bagian depan.Konstruksinya yang ringkas membuat bobot keseluruhannya dapat dipotong lebih ringan, posisi mesin sistem FWD umumnya melintang atau transverse mengakibatkan ruang mesin bisa dibuat lebih kompleks, hal ini menjadikan kabin lebih luas.


Sedangkan kekurangan sistem penggerak FWD adalah beban kerja rodanya, serta suspensi bagian depan lebih berat. Penyebabnya karena fungsinya double, yakni selain jadi penggerak namun juga sebagai kemudi. Hal ini  mempengaruhi dengan usia pakai komponen dengan penggerak roda depan. Contohnya CV Joint Drive Shaft yang lebih gampang terkikis usia. Untuk urusan handling penggerak roda depan lebih understeer.


2. RWD (Penggerak Roda Belakang)

RWD adalah sistem penggerak yang memiliki fungsi sebagai penyalur dari tenaga mesin, menuju sepasang roda pada bagian belakang. RWD lebih dulu dikenal daripada sistem FWD. Sampai saat ini sistem penggerak RWD masih digunakan untuk kendaraan komersial, yakni truk serta bus. Contoh mobil yang menggunakan sistem penggerak RWD adalah Toyota Kijang, Innova, serta Avanza dan untuk SUV nya ada Toyota Fortuner, serta Mitsubishi,dan juga Toyota Rush, dan Pajero Sport.


Sedangkan untuk kelas mobil mewahnya ada BMW dengan seri 5, Lexus LS serta GS dan juga Mercedes-benz e-class. Sistem penggerak RWD memiliki keunggulan keseimbangan yang baik, apalagi saat akselerasi dan saat kendaraan sedang digunakan, dalam posisi kecepatan yang tinggi sekalipun. Hal ini karena ratanya berat kendaraan depan hingga belakang.


Mobil dengan sistem RWD lebih bertenaga, walau sedang berada pada tanjakan dengan kondisi membawa penuh penumpang. Penggerak terletak di belakang, mengakibatkan ban tidak gampang kehilangan traksi pada saat menanjak melewati tanjakan curam. Jika berada dalam posisi menanjak bobotnya akan ke belakang,membuat penggerak pada bagian depan kehilangan traksinya. Baik FWD maupun RWD memiliki banyak kelebihan maupun kekurangannya. Jadi sobat Otomo tinggal memilih saja ingin membeli mobil dengan sistem penggerak FWD ataupun RWD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar