Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Kamis, 03 Juni 2021

Kenali Fungsi Stabilizer Mobil, Cara Kerja dan Jenisnya

Kenali Fungsi Stabilizer Mobil, Cara Kerja dan Jenisnya

Otomo.id
- Mobil adalah kendaraan transportasi yang sekarang banyak digunakan oleh sebagian besar masyarakat di dunia. Alasannya tidak hanya dapat memberi rasa nyaman dan aman ketika sedang melakukan perjalanan, tetapi mobil dapat membantu untuk menjaga waktu agar tetap efisien. Selain itu, mobil juga memiliki kapasitas penumpang lebih banyak jika dibandingkan sepeda motor. Tapi apakah sobat otomo tahu ketika mobil mulai berjalan, begitu banyak komponen yang bekerja? hal ini untuk memberi rasa nyaman pada penumpang.


Selain desain dan fitur mobil yang ditawarkan, ternyata ada komponen yang berperan sangat penting untuk memberi rasa nyaman, yakni Stabilizer mobil. Memiliki fungsi untuk meminimalisir getaran saat mobil sedang dikendarai dan juga sebagai komponen untuk kaki-kaki mobilnya. Tapi ternyata stabilizer mobil memiliki banyak fungsi lain loh, yuk kenali fungsi stabilize mobil berikut ini.

Fungsi Stabilizer Mobil

1. Untuk Menjaga Stabilitas

Fungsi stabilizer juga untuk menjaga mobil agar tetap selalu stabil saat sedang dikendarai. Terutama ketika melewati jalanan bergelombang yang berkelok-kelok. Adanya stabilizer membuat mobil tetap aman, tidak mudah limbung.


2. Membuat Daya Cengkram Pada Ban Lebih Kuat

Fungsi lainnya dari stabilizer adalah dapat meningkatkan untuk daya cengkramnya pada ban. Jadi ketika mobil melewati medan jalan yang terjal seperti bebatuan dan sebagainya mobil akan tetap dalam kondisi aman.


3. Dapat Mengurangi Kemiringan

Fungsi yang terakhir stabilizer adalah dapat mengurangi kemiringan/ body roll. Adanya fungsi ini untuk membuat mobil tetap otomatis dan stabil. Namun biasanya hanya pengemudi yang merasakannya. Kondisi mobil yang tidak seimbang membuat pengendara sulit untuk menggunakan nya. Biasanya stabilizer selalu bersinggungan bersama suspensi.


Untuk cara kerja dari stabilizer mobil cukup simple dimana stabilizer bekerja mengikuti gerak roda pada bagian depan kendaraan. Roda kanan serta kiri bergerak menuju kebawah dan keatas bersamaan. Maka stabilizer tidak mengalami puntiran.


Contohnya saat roda bagian kiri naik ke arah atas jaraknya 10 cm maka untuk sisi bagian kanan bergerak sekitar 10 cm dan sama halnya dengan pergerakan menuju kebawah. Saat kendaraan berbelok, maka pegas roda dibagian luar tertekan dan pegas dibagian dalamnya akan relaksasi.


Ketika berasa di situasi ini,stabilizer terpuntir sehingga ujung dari stabilizer terangkat serts ujung satunya tertekan kebagian bawah. Saat terpuntir stabilizer bar dapat meredam getaran serta gerakan tidak penting hal ini akan menghindari mobil mengalami body roll.

Jenis Stabilizer Mobil

1. Sway Bar

Jenis stabilizer ini dipakai untuk mengurangi understeer saat mobil sedang bermanuver di medan jalan berkelok. Sway bar menjadi jenis stabilizer terbaik,selain punya fungsi penting. Ternyata pemasangannya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu lama menjadi alasan stabilizer ini banyak dipilih. Untuk pemasangannya hanya diletakkan dibagian suspensi belakang saja.


2. Strut Bar

Jenis stabilizer yang lain adalah strut bar. Untuk fungsi utamanya sama dengan yang lain. Yakni untuk penguat rigiditas saat mobil sedang bermanuver. Penambahan pada strut bar dapat memininalisir body roll. Pemasangannya diletakkan di bagian sisi kanan dan kiri dari strut tower hal ini akan membuat mounting point untuk komponen shock breakernya.


3. Rear dan Front Lower Bar

Perbedaan dari tipe stabilizer ini adalah untuk bagian penggunaan nya. Dimana fungsinya sebagai penghubung antara lower arm dan sasis mobilnya. Dengan adanya lower bar untuk bagian depan dan juga belakangnya bisa menghasilkan kinerja serta performa mobil menjadi meningkat. Jadi jika sobat otomo menggunakan stabilizer ini,maka rasa nyaman dan aman akan didapat selama perjalanan berkendara.


4. Underbrace

Jenis stabilizer yang lain adalah underbrace. Sesuai namanya,stabilizer ini dipasangkan di sisi Chasis mobil tepat dibagian bawah,bagian tengah,bagian depan dan belakang. Jenis ini hanya untuk penambah stabilizer saja karena fungsi utamanya untuk mengurangi tingkat kelenturan pada sasis mobilnya. Sehingga lebih kuat serta kokoh. Mobil ini juga dapat menampung beban lebih berarti tapi mobil tetap stabil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar