Motor, Mobil dan Modifikasi

Otomotif Updates

Senin, 14 Juni 2021

Tanda Engine Mounting Rusak Pada Mobil, Wajib Kamu Tahu

Tanda Engine Mounting Rusak Pada Mobil, Wajib Kamu Tahu

Otomo.id
- Mobil mempunyai beberapa komponen penting salah satunya adalah Engine Mounting atau biasa disebut dudukan mesin. Yakni salah satu komponen mobil yang berbentuk karet yang di lapisi besi pada bagian tengah serta sekelilingnya. Engine Mounting ada pada engine bay yang terletak diantara mesin serta rangka sebuah mobil. Engine Mounting memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah untuk menghubungkan serta mengaitkan mesin dan rangka mobil.


Tidak hanya untuk sambungan mesin serta sasis saja, ternyata Engine Mounting mempunyai beberapa fungsi lain seperti peredam getaran karena mesin yang diakibatkan oleh proses pembakaran. Engine Mounting berhasil meredam getaran di karenakan getaran akan tereduksi sangat baik, hal ini akan mengakibatkan suara tidak akan terasa sampai ke bagian dalam kabin.


Engine Mounting dibuat dari material yang mempunyai tingkat elastisitas tinggi,misalnya saja karet. Meskipun Engine Mounting dibuat dari bahan karet namun ada beberapa bagian yang dilapisi besi. Hal ini bertujuan untuk memberi kekuatan lebih baik untuk engine mounting. Di dalam mobil ada 2 sampai 4 Engine Mounting, berfungsi untuk menopang mesin pada bagian engine bay. Namun engine mounting bisa rusak apabila dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama.


Engine Mounting yang mempunyai umur panjang ikut kedalam bagian slow moving. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu,engine mounting akan rusak tentunya akan mengakibatkan kurang nyamannya pengemudi serta penumpang. Umur engine mounting memakai ukuran kilometer. Sehingga perlu adanya pergantian ketika sudah menempuh jarak 50 sampai 60 ribu kilometer.


Akan tetapi ukuran kilometer tidak bisa dijadikan acuan karena belum tentu tepat, di daerah perkotaan yang rawan macet, mengakibatkan odometer sedikit namun untuk jam terbang mesinnya sangatlah besar. Engine Mounting yang mengalami kerusakan dapat dilihat dengan adanya retakan dibagian karetnya. Karet dibagian engine mounting semakin lama akan menjadi keras dan akan mudah retak. Jika dibiarkan begitu saja tidak diganti,engine mounting akan sobek. Faktor yang mempercepat kerusakan adalah saat beban yang diterima memiliki bobot yang besar dan bisa terjadi saat mobil sedang dipakai untuk berakselerasi.


Biasanya para pengendara mobil jarang memeriksa Engine Mounting karena sering luput dari penglihatan, hal ini dikarenakan engine mounting terletak diposisi yang tersembunyi. Padahal jika engine mounting rusak maka akan mengakibatkan beberapa masalah. Misalnya saja tidak bisa mereduksi getaran dengan baik.


BACA JUGA : KENALI FUNGSI STABILIZER MOBIL, CARA KERJA DAN JENISNYA


Ketika mesin sedang melakukan proses pembakarannya maka campuran antara bahan bakar serta udara membuat getaran tidak bisa diredam engine mounting. Hal ini akan mengakibatkan getaran disalurkan pada bagian rangka lalu kemudian akan masuk kedalam bagian kabin nya. Akhirnya getaran dapat dirasakan para pengendara yang mengakibatkan kurangnya kenyamanan ketika saat sedang berkendara.


Oleh karena itu, jika engine mounting mengalami keretakan, sobat otomo harus cepat untuk menggantinya dengan baru. Berikut beberapa tanda jika engine mounting rusak, diantaranya adalah :

1. Adanya getaran di mesinnya.

Ketika dinyalakan, maka mesin mobil menghasilkan getaran cukup kuat, tapi engine mounting memiliki fungsi meminimalisir getaran supaya tidak dapat dirasakan penumpangnya. Apabila getaran di bagian dalam mobil lebih kuat maka bisa jadi dikarenakan adanya kerusakan dibagian engine mountingnya. Getaran juga dapat dirasakan serta dilihat ketika sedang berada diposisi stasioner (idle). Diposisi ini guncangan tidak dapat menyangga mesin. Hal ini yang mengakibatkan guncangan terasa kasar serta tidak bisa diredam.


2. Mesin akan terhentak ketika di nyalakan.

Selain adanya getaran, sobat otomo juga akan merasakan adanya hentakan dari mesin ketika mobil dinyalakan. Apabila terasa sampai satu atau dua kali,hal ini menandakan adanya kerusakan pada engine mounting. Lalu saat melepas kopling saat sudah memasukkan gigi persnelingnya, putaran pada mesin akan terhubung pada beban, sehingga mesin mengayun serta akan terdengar bunyi dug-dug yang agak dalam.


3. Ada suara tidak normal

Engine mounting dibuat dari bahan dasar karet, sehingga dapat menopang mesin supaya tidak bisa bergerak-gerak. Bahan karet yang elastis dapat robek, yang mengakibatkan munculnya guncangan, hal ini bisa dilihat dari munculnya suara tidak normal misalnya saja bunyi klutuk-klutuk yang berasal dari mesinnya. Ketika mobil menyala dan ada suara tidak normal yang terdengar,maka hal yang harus sobat otomo lakukan pertama kali adalah mengecek engine mountingnya. Karena jika dibiarkan lama, dapat berbahaya untuk komponen lainnya.


4. Adanya cairan pada bagian mounting

Engine mounting berada diposisi mesin mobil serta rangka,sobat otomo bisa memeriksanya, apabila terdapat cairan pada sekitar mounting maka itu menjadi tanda jika engine mounting rusak. Segera pergi ke bengkel apabila engine mounting sobat otomo terdapat tanda-tanda diatas.


Diatas adalah beberapa tanda Engine Mounting rusak pada mobil dan harus segera diganti, Engine Mounting merupakan salah satu komponen penting dalam mobil, apabila rusak maka akan mempengaruhi tingkat keamanan serta kenyamanan bagi para penggunanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar